About This Blog

Udah tau belum… ini blog apaan?

Kebangeten klo belum tau, pasti gak pernah nonton tipi, gak pernah internetan, gak punya HaPe, gak pernah makan sekolah, pokoknya ndeso banget pastinya….hehehe.

Udah2 jangan mewek… gitu aja nangis…

Ya udah, gak tau gpp… tak ceritain aja klo gitu ya…

Pada zaman dahulu, hiduplah seorang Pangeran tampan yang menjadi Putra Mahkota di salah satu kerajaan di Pantai Pesisir Utara Pulau Jawa. Pada suatu malam, ia bermimpi indaaaaaaaaah sekali. Dalam mimpinya ia berjumpa dengan seorang gadis nan cantik dan rupawan. Sejak itu hati sang pangeran gundah gulana, merindukan datangnya sang gadis pujaan hati. Namun ia tak tahu kemana mencari gadis dalam bunga mimpinya. Tiap hari selalu terbayang wajahnya yang elok bagai rembulan yang bersinar terang. Sang Ibunda Ratu seakan mengerti akan kegalauan Pangeran. Suatu ketika ia bertanya pada anak kesayangannya, “Wahai, Anakku… Apa yang telah terjadi dengan dirimu sehingga engkau gundah gulana?”. Akhirnya sang pangeran menceritakan mimpi yang dialami beberapa hari yang lalu. Tanpa berpikir lebih lama lagi, sang pangeranpun mohon ijin pada ibunda ratu untuk pergi berkelana mencari gadis jelita yang selalu terbayang dalam lamunannya.

Sebagai Ibu yang mengasihi anaknya, dengan berat hati Ia melepas kepergian sang buah hati tersayang. Bahkan sang rajapun tak kuasa meredam tekad sang pangeran untuk mengembara. Akhirnya merekapun melepas kepergian pangeran dengan isak tangis yang tak terbendung lagi. Nah, karena cerita ini nggak ada hubungannya dengan blog ini, gak usah diterusin yak…😆

Yang jelas blog ini adalah nominator terbaik dari sekian triliyun blog peserta lomba blog terfakir. Ketika ada lomba blog fakir di dunia, blog ini menduduki peringkat pertama sebagai blog terfakir versi majalah Asian Business Week. Ketika ditanya faktor-faktor yang membuat blog ini menjadi blog terfakir di dunia, Asian Business Week merincinya satu per satu. Mr. Roi Surio, selaku president director Asian Business Week mengungkapkan bahwa blog ini telah menyabet semua perhargaan di semua kategori yang diselenggarakan. Berikut faktor-faktor yang menyebabkan blog ini menjadi blog terfakir:

1. Fakir Komentar.

Sudah tidak disangsikan lagi, diantara para blogger-blogger yang mengikuti kontes, blog ini jelas memenangkan kategori ini.Terbukti dari sangat sepinya komentar yang muncul dari setiap postingan. Kalopun ada, itu hanya rekayasa penulis dengan membayar orang-orang agar mau berkomentar di blognya. Jadi yang komen di blog ini adalah komentator bayaran. Tidak itu saja, penulis diam-diam juga menyisipkan komentar-komentar sendiri agak terlihat ada yang komentar, padahal sejatinya tidak ada yang mau komentar di blog ini.

2. Fakir Posting.

Dilihat dari kuantitas postingan, terlihat sekali bahwa bloggernya malas sekali mosting sesuatu. Liat aja, sebulan belum tentu ada dua ekor helai lembar pasang buah postingan. Bahkan parahnya lagi, About Me-nya itu diambil dari postingan! Jadi jelas2 jadi dobel kan? “Biar terlihat banyak postingan”, begitu komentar sang blogger ketika dikonfirmasi.

3. Fakir Pengunjung.

Kalo masalah Fakir Pengunjung, nggak usah dibandingin sama detik, kaskus, dsb. Bahkan sebenarnya yang berkunjung gak ada. Seperti halnya di kategori Fakir Komentar, jumlah pengunjung yang sekarang mencapai 21ribu lebih itu berasal dari para pengunjung bayaran. Cara yang dilakukan penulis, yaitu dengan memobilisasi massa untuk mengunjungi blog kemudian sebagai balasannya akan ditraktir minum air teh tawar, padahal setelah di investigasi teh tawar yang dijanjikan itu ternyata teh tawar gratisan yang di dapat dari penjual makanan. Selain itu, dewan juri juga memergoki pengunjung blog ini dengan motif kasihan karena rengekan penulis, bahkan ada pula yang diancam jika tidak mengunjungi maka akan dikirimi berbagai virus sms varian terbaru, mulai dari sms merah, hijau, ungu bahkan ada juga yang bening.

4. Fakir Mutu.

Diantara sekian banyak blog yang mengikuti kontes blog terfakir, beberapa blog masih bisa menyaingi dengan ketat. Misalnya di kategori Fakir Komentar, Fakir pengunjung, banyak sekali yang mampu duduk sejajar sampe Final. Akan tetapi untuk kategori ini, blog ini berjaya dengan perolehan suara 128 juta suara populer dan memperoleh 1024  delegasi (emang pemilu amrik?). Para pemilih sudah sepakat bahwa lelucon di blog ini adalah lelucon tergaring yang pernah mereka baca. Bahkan yang lebih parah, postingan-postingan serius yang harusnya bersipat informatip malah justru jauh dari standar ISO-9000.

Sudah tau kan ini blog apaan? Jadi harap maklum klo kefakirannya nampak di semua postingan yang ada.

okre, Trengkryu yak!

14 Balasan ke About This Blog

  1. sarjanagizi mengatakan:

    hehehe…

    mas purna ini kocak yah…

  2. purna mengatakan:

    Waaah… akhirnya ada juga yang comment di postingan ini… kirain gak laku😀

  3. dina mengatakan:

    ya Allah…kasian bgt sih mas..aku jadi terharu…hehehe…

  4. salina mengatakan:

    salam….

    banyak yang menarik pada blog anda. merendah tanda ketinggian ilmu. meninggi diri tanda kefakiran ilmu di dada. bijak pandai mampu mentafsir melalui kata-kata dan juga sikap seseorang. oleh itu kita adalah kita sebagaimana kita mengenali diri kita.

    • purna mengatakan:

      wa’alaikumussalaam.
      hehe… nice words. Dari comment saja kata-kata anda sudah meluncur indah, please let me know if you have a blog. I want to read yours🙂

  5. nurul mengatakan:

    kok ra tau diupdate blog e

  6. bliss24 mengatakan:

    -,-” qo ga PD gitu sih.. narasi awal tu bagus, tapi diriku jd –> 😦 pas baca yg fakir2 itu.. *but it’s up to you dah, it’s yours.. ^^v peace

  7. putrigebangsiwil mengatakan:

    :ketawa guling2 mbaca post ini:
    salam kenal mampir sebentar =))

  8. Eri mengatakan:

    Asli ngakak banget mas..,Ahahah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: