Jiwa yang dilalaikan dunia

Wahai diri yang dilalaikan dunia
Tak malukah dirimu dibalut dosa
yang tiap darinya diminta tanggung jawabnya
Apakah dirimu menganggap remeh belaka?

Wahai insan yang dilalaikan dunia
Tak malukan dirimu pada Rabb sang pencipta
Pencipta langit dan bumi
Pencipta hidup dan mati
Apakah kau anggap ini tiada arti?

Wahai jiwa yang dilalaikan dunia
Tak takutkah dirimu akan datangnya hari itu
Hari dimana mulut-mulut terkunci
Hari dimana kaki tangan menjadi saksi
Akan setiap dosa yang terbalut dalam diri
Masihkah dirimu tiada perduli?

Kuta, 11 Desember 2007

4 Balasan ke Jiwa yang dilalaikan dunia

  1. Hendra Hidayat mengatakan:

    Dan para darwis memuji akan syairmu yg penuh dengan hikmah
    Kepada manusia yg terlalai akan nikmat dan kasih sayangNya

    Bisa dijadikan Masnavi baru versi Cak Purna…..

  2. purna mengatakan:

    He..he.., ini mah drpd blognya ga diisi aja bos😀

  3. Anak Medan mengatakan:

    sebenarnya sih takut… tapi gimana ya ?

  4. sucihida mengatakan:

    Insan yang peduli belum tentu sadar, insan yang inggat akan penciptanya, belum tentu mencintai dan selalu mendekati-Nya.

    http://www.sucihida.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: